Tidak jarang ada pemain yang menolak untuk bertanding ketika pelatih menginstruksikan bermain apalagi si pemain tersebut bermain dari balik bangku cadangan, tetapi dia memilih untuk tidak bermain dengan alasan beragam biasanya karena faktor pertandingan yang sudah mendekati akhir menjadi permasalahanya saat itu.
Kejadian ini sedikit mengingatkan kita pada kisah Carlos Tevez yang menolak bertanding ketika masih berseragam Manchester City dan saat itu membuat sang pelatih Mancini geram atas tindakan Tevez tersebut. Kejadiannya cukup unik karena dalam laga lanjutan Liga Champions, Mancini ingin memainkan Tevez pada 35 menit terakhir, saat Manchester City sudah tertinggal 0-2. Namun pemain berusia 27 tahun itu menolak bermain.
Referensi pihak ketiga
Padahal jika kita menakar pada kesempatan bermain yang didapatkan Tevez lebih baik dari seorang Lionel Messi yang bermain dari balik bangku cadangan ketika waktu menunjukan menit 87. Messi kecil saat itu mulai membuat sepak bola Barcelona lebih bersahabat dengannya apalagi setelah gol pertamanya ke gawang Albacete di Camp Nou.
Messi tidak bersifat arogan dan memang posisi dia saat itu memang pemain baru, walau bermain di menit terakhir dan biasanya menit ini hanya diperuntukan setiap pelatih untuk memperlambat waktu pertandingan, namun bagi Messi ini sebuah kesempatan terbaik untuk merubah nasibnya saat itu juga. Dari sinilah Messi semakin akrab dengan pemain inti karena Messi selalu menjadi tumpuan manakala tim berada pada kebuntuan.
Dilansir dari marca (21/2/2018) Pada menit 87, Lionel Messi berdiri di tepi lapangan sambil membetulkan celananya sebelum masuk ke lapangan dan menggantikan peran Samuel Eto'o, mungkin tak terpikirkan di benaknya untuk mencetak gol pertama di liga Spanyol ketika itu.
Luar biasa memang Messi ketika itu , magis sebagai pemain sepak bola dunia sudah tampak manakala ia yang baru beberapa menit berada di lapangan, langsung menggetarkan jala Albacete usai menuntaskan umpan manis Ronaldinho. Namun sayang wasit tidak mengesahkan gol tersebut lantaran Messi berada dalam posisi off-side.
Tidak down dengan kejadian itu Messi pun menambah lagi kesempatan untuk mencetak gol pertamanya sebelum waktu pertandingan benar-benar berakhir, akhirnya kesempatan itu datang tepat di masa injury time, melalui skema permainan yang hampir sama dengan gol yang dianulir tadi dan aktor pendukungnya juga pun masih sama yaitu Ronaldinho.
Referensi pihak ketiga
Ketika itu ini bak kesempatan kedua bagi Messi yang sekali lagi mendapat umpan lambung dari Ronaldinho, menunggu satu detik sebelum bola ditendang dan sebelum melepaskan tembakan chip yang tak mampu dijangkau oleh kiper Raul Valbuena ketika itu. Mungkin Valbuena perlu bersyukur karena menjadi korban pertama keberingasan pemain yang merajai sepak bola dunia dalam satu dekade ini.
Hebatnya lagi ketika itu ia tercatat sebagai pencetak gol termuda Barcelona dengan usia 17 tahun 10 bulan 7 hari. Sebelum pencapaian Messi dipecahkan oleh Bojan Krkic pada tahun 2007, Setelah mencetak gol di umur 17 tahun 53 hari.
Messi yang saat itu masih terlihat gondrong memang memiliki ciri khas tersendiri manakala di lapangan mungkin dari kejauhan ketika ia bertanding nyaris seperti seorang Pavel Nedved dengan ciri khas rambut gondrongnya. Gol pertama Messi ini disambut dengan suka cita seisi Satadion Camp Nou yang senang dengan kontribusi si bocah ajaib dari Argentina ini.
Bahkan Ronaldinho kemudian tanpa ragu menggendongnya yang larut dalam selebrasi, sebelum dikerubungi oleh rekan setimnya untuk merayakan kesuksesan ia mencetak gol buah hasil umpan ciamik sang maestro Ronaldinho. Jadi sangat wajar sekali jika Messi dan Ronaldinho selalu memiliki hubungan yang baik, bahkan ketika Ronaldinho menutup kariernya pun Messi turut ikut andil dalam memberikan ungkapan salam perpisahan kepadanya.
sumber
sumber


No comments:
Post a Comment