Lagi dan lagi Manchester United diselamatkan kiper andalan mereka David De Gea. Ketangguhan kiper Timnas Spanyol itu kembali menyelamatkan United dari kekalahan.
dailymail.co.uk
Bertandang ke Estadio Ramos Sanchez Pizjuan kandang Sevilla mereka hanya mampu meraih hasil imbang 0-0. Harusnya bahkan skuad Mourinho kalah karena banyaknya peluang yang diraih tuan rumah seperti dikutip Mirror.co.uk (22/2/2018).
Namun penampilan heroik De Gea mementahkan semua peluang tersebut, entah berapa banyak mantan penjaga gawang Atletico Madrid tersebut tampil sebagai pahlawan. Tercatat Sevilla memperoleh 25 kali tembakan namum banyak yang dimentahkan De Gea seperti dikutip Whoscored.com (22/2/2018).
MU sendiri hanya memiliki 6 kali tendangan dan praktis laga bak dikuasai oleh tuan rumah yang mengincar kemenangan sementara MU hanya mengincar hasil seri. Taktik bertahan yang sudah kesekian kalinya seakan United bak memperbudak David Gea untuk menjadi penyelamat tim.
telegraph.co.uk
Di awal musim 2017/2018 target utama klub adalah menjuarai Premier League dan Liga Champions. Di Inggris Manchester City terlalu kuat dan tertinggal 16 poin hal yang sedikit mustahil bagi MU untuk mengejar.
Di Liga Champions pun dengan permainan seperti ini dan hanya mengandalkan De Gea tentu tak bagus karena lawan yang lebih kuat masih sangat banyak. Untuk De Gea sendiri impian terbesarnya yaitu juara UCL.
Namun dengan penampilan MU dibawah Mourinho sekarang amat jauh dari status kandidat juara. Jika ingin meraih mimpi mengangkat si kuping besar lebih baik De Gea pindah saja ke Real Madrid.
dailystar.co.uk
Klub ibukota Spanyol sudah lama meminati jasanya dan akam bagua bagi De Gea karena Real Madrid jelas beda level dengan MU jika berbicara Liga Champions. Los Blancos punya mental juara terbukti dengan 3 gelar dari 4 musim terakhir.
Ya, dengan fakta tak terbantahkan tersebut lebih baik De Gea tinggalkan saja Old Trafford dan hijrah ke Santiago Bernabeu untuk meraih impian terbesarnya tersebut.
sumber
sumber



No comments:
Post a Comment