www.sportskeeda.com
Membicarakan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi ibarat menuangkan air ke dalam lautan, tidak akan ada habis-habisnya (dan mungkin percuma juga).
Setiap selesai keduanya turun ke lapangan ada saja rekor baru yang mereka ukir, silih berganti dan saling menyusul. Kadang membuat fans menjadi malas mengingatnya, karena dianggap sudah biasa.
Namun sesempurna apapun mereka, setidaknya ada beberapa rekor yang sepertinya tidak akan bisa mereka lampaui, bahkan jika sampai mereka gantung sepatu.
Setidaknya itulah yang dipaparkan oleh sportskeeda.com (23/2/2018) dan laman resmi UEFA, apa saja itu?
#5. Gol paling banyak di final Piala Eropa: Alfredo Di Stefano
Ronaldo kita tercatat sebagai pencetak gol terbanyak salam sejarah Liga Champions Eropa dengan melesakkan 117 gol, sementara Messi dengan torehan 98 gol.
Namun legenda Real Madrid, Alfredo Di Stefano merupakan pemegang rekor sebagai pemain dengan gol paling banyak dalam babak final Liga Eropa (atau Liga Champions Eropa kini) dengan mencatatkan 7 gol dalam laga yang dijalaninya.
Dia memenangkan Liga Eropa bersama Real Madrid selama lima kali berturut-turut dari 1955-1960 dengan mencetak 308 gol dari 396 laga yang dijalaninya.
Ronaldo mencetak 4 gol di final Liga Champions Eropa, sementara Messi paling banyak mencetak 2 gol.
#4. Gol paling banyak dalam satu laga La Liga: Laszlo Kubala
Messi kita tercatat sebagai top skorer dalam sejarah La Liga dengan mencetak 369 gol dari 403 laga - semuanya untuk Barcelona, sementara Cristiano Ronaldo berada di peringkat ke-dua dengan 297 gol dari 284 laga bersama Los Blancos.
Namun untuk rekor gol paling banyak dalam satu laga La Liga bukanlah milik kedua pemain ini, Messi sempat mencetak 4 gol saat melawan Valencia 2012, Ronaldo sempat mencetak 5 gol saat menghantam Espanyol 2015.
Namun pemain Barcelona Laszlo Kubala-lah yang mencetak 7 gol saat melawan Sporting Gijon 1952.
#3. Gol paling banyak dalam Piala Dunia FIFA: Miroslav Klose
Untuk urusan Piala Dunia, kedua pemain ini masih belum bisa membawa kedua negaranya berbicara banyak.
Sejauh ini Ronaldo tercatat hanya mencetak 3 gol di Piala Dunia, sementara Lionel Messi dengan 5 gol.
Piala Dunia Rusia 2018 menjadi ajang bagi mereka untuk mengejar rekor pemain Jerman, Miroslav Klose yang tercatat telah mencetak 16 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia.
#2. Gol Liga paling banyak dalam satu musim: Ferenc Deak
Ketajaman kedua pemain ini di depan gawang lawan sudah tidak bisa dipungkiri lagi, dimana Ronaldo 3 kali memenangkan gelar Pichichi berbanding 4 kali oleh Messi.
Ronaldo tercatat sempat mencetak 48 gol di La Liga musim 2014/15, sementara Lionel Messi melesakkan 50 gol musim 2011/12.
Namun keduanya kalah dari Ferenc Deak yang mencetak 66 gol saat bermain untuk Szentlorinci AC di Liga Hongaria musim 1945/46.
#1. Hat-trick paling banyak sepanjang karir: Pele
Kedua pemain terbaik saat ini telah mencetak banyak hat-trick sepanjang karir mereka. Ronaldo merupakan satu-satunya pemain yang mencetak tiga hat-trick dalam satu musim dan tercatat memiliki 32 hat-trick di La Liga, menjadikannya sebagai pemain dengan hat-trick terbanyak dalam sejarah persepakbolaan Spanyol, diikuti oleh Messi dengan 28 hat-trick.
Dalam semua kompetisi Ronaldo tercatat memiliki rekor 49 hat-trick berbanding 44 oleh Messi, namun torehan hat-trick kedua maha bintang ini saat ini kurang dari separuh hat-trick yang diciptakan oleh legenda Brasil, Pele, yang tercatat mencetak 92 hat-trick sepanjang karirnya.
Sementara itu laman uefa.com (27/10/2017) mencatat sedikitnya ada beberapa rekor lainnya yang belum dipecahkan oleh kedua pemain ini antara lain:
- Rekor yang dipegang oleh Clarence Seedorf yang memenangkan final Liga Champions dengan tiga tim berbeda
- Zlatan Ibrahimovic yang mencatatkan diri sebagai pemain yang paling banyak mencetak gol di Liga Champions Eropa dengan 6 klub yang berbeda (Ajax, Juventus, Internazionale, Barcelona, Milan, Paris Saint-Germain).
- Pencetak gol tercepat di UCL yang saat ini dipegang oleh Roy Makaay (10.12 detik) saat laga Bayern München v Real Madrid (07/03/2007).
- Sementara hat-trick tercepat dalam sejarah UCL adalah 8 menit yang dipegang oleh Bafetimbi Gomis saat laga Dinamo Zagreb v Olympique Lyonnais, 07/12/2011.
Menengok ke belakang dan membandingkan catatan prestasi kedua pemain dengan pemain terdahulu merupakan hal yang wajar karena inilah esensi dari sebuah cabang olah raga yang selalu diwarnai dengan pemecahan rekor.
Namun yang terpenting sebenarnya adalah menghargai waktu kebersamaan dengan mereka, 'mencicipi' racikan mereka di lapangan mumpung mereka masih berada dalam masa kejayaan mereka. Dan misalnya sepuluh tahun lagi ada yang menyebut nama Ronaldo atau Messi, kita akan ingat bahwa kita pernah menjadi saksi mata persaingan dan kehebatan keduanya. Setuju?
SUMBER
SUMBER







No comments:
Post a Comment