Showing posts with label PROFIL PEMAIN. Show all posts
Showing posts with label PROFIL PEMAIN. Show all posts

Wednesday, April 18, 2018

5 Alasan Cristiano Ronaldo Tidak Seharusnya Memiliki Haters



Bintang sepakbola asal Portugal, Cristiano Ronaldo saat ini mungkin memiliki pendapatan yang sangat banyak, apalagi jika berbicara dengan iklan-iklan promosi berbagai produk terkenal yang dibintanginya.

Namun, jika berbicara tentang kegiatan-kegiatan amal yang telah dilakukannya, CR7 patut mendapat ancungan jempol dari seluruh fans sepakbola di dunia.

Dilansir dari foottheball.com, Cristiano Ronaldo bahkan pernah didapuk sebagai Atlet Paling Derwaman di dunia pada 2015 lalu karena kegiatan-kegiatan amal yang dilakukan sang pemain.

Berikut INDOSPORT rangkum sebanyak 5 kisah mengharukan dari kegiatan amal yang pernah dilakukan oleh Ronaldo selama ini.

1. Sepatu Emas Ronaldo


Pada 2011 lalu, Real Madrid hanya finish di urutan kedua La Liga Spanyol dan kalah di semifinal Liga Champions di bawah asuhan Jose Mourinho. Namun, Ronaldo tetap mendapat penghargaaan Sepatu Emas setelah mencetak 40 gol di musim 2010/11.

Dia tadinya memilih untuk menyimpan penghargaan ini dalam lemari trofi di rumahnya, namun kemudian sang bintang memilih menjualnya untuk kegiatan amal.

Sepatu Emas itu terjual senilai 1,2 juta poundsterling atau sekitar Rp23,3 miliar dan semua hasil penjualan disumbangkan untuk membangun sekolah-sekolah untuk anak-anak korban perang Gaza.

2. Ballon d'Or Ronaldo


Superstar Real Madrid kembali membantu kegiatan-kegiatan amal mendapatkan dana. Dia menjual salah satu dari empat Ballon d'Or miliknya dengan harga sebesar 530 ribu poundsterling atau sekitar Rp10,3 miliar dalam sebuah lelang amal.

Sebuah lelang amal ini diadakan oleh sebuah kegiatan amal bernama Make-A-Wish, yang memiliki visi memberi harapan kepada anak-anak dengan kondisi medis parah dan hampir meninggal.

Ballon d'Or yang disumbangkan oleh Ronaldo adalah trofi yang dia dapatkan pada 2013 lalu dan dibeli oleh salah satu miliarder dari Israel.

3. Duta Besar Organisasi Amal


Ronaldo merupakan duta besar di tiga organisasi amal terbesar di dunia, seperti Save the Children, Unicef dan World Vision.

Dalam pidatonya saat menerima trofi Ballon d'Or 2014 lalu, Ronaldo berbicara tentang bertemu sekelompok anak-anak dengan penyakit akut, leukemia.

Dia juga mendonasikan uangnya dalam jumlah besar untuk organisasi amal Save the Children. Aksinya dalam video Ice Bucket Challenge pada 2014 lalu juga telah mengumpulkan uang jutaan pounds untuk disumbangkan ke yayasan-yayasan amal.

4. Bonus UEFA Team of the Year 2013


Hati emas yang dimiliki Ronaldo tidak perlu diragukan, dia bahkan selalu memberikan bonus yang dia dapatkan dari penghargaan-penghargaan yang dia dapat di setiap pertandingannya.

Seperti saat dia mendapatkan bonus sebesar 100 ribu euro setelah masuk dalam UEFA Team of the Year pada 2013 lalu.

Pada 2014, Ronaldo juga mendapat bonus senilai 450 ribu poundsterling dari Real Madrid setelah sukses memberi trofi Liga Champions ke-10 untuk klub. Bonus ini juga langsung disumbangkan ke tiga organisasi besar, Unicef, World Vision dan Save the Children.

5. Rajin Donor Darah



Tidak seperti rival abadinya, Lionel Messi dan para pesepakbola bintang lainnya, Ronaldo tidak memiliki satu pun tato di tubuhnya.

Dia memutuskan untuk tidak memasang tato pada tubuhnya karena dia seorang pendonor darah yang rutin, hal ini juga terus disuarakan olehnya kepada semua orang.

"Kita semua dapat membuat perbedaan dengan donor darah. Setiap donasi dapat berguna untuk tiga orang di situasi-situasi gawat darurat dan juga untuk hidup yang lebih sehat. Itulah kenapa saya sangat antusias," ucap Ronaldo pada 2015 lalu, dilansir dari foottheball.com.

Artikel Asli

Grafik Messi dan Ronaldo Bukti Siapa yang Pemalas dan Rajin


Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mungkin harus selalu siap pasang telinga panas karena kerap dikomentari dan diberitakan bermacam-macam oleh para fans-nya. Sepertinya mereka memang tidak bisa lepas dari namanya rivalitas sampai kapanpun itu.

Memang keduanya sudah hampir satu dekade lebih memiliki panggungnya sendiri di dunia sepak bola, bisa dikatakan sepak bola dunia pasti akan melihat kedua pemain ini sebagai salah satu sebab mereka suka akan sepak bola.

Identik dengan persaingan membuat nama Messi dan Ronaldo selalu banyak diperbincangkan, apalagi soal raihan trofi mereka dengan klub belum lagi pencapaian gelar Ballon D'Or, bisa dilihat koleksi Ballon D'Or kedua pemain saat ini seimbang bahkan bisa dikatakan mereka sekarang berada pada posisi terbaiknya.

Secara usia memang keduanya tak muda lagi, Messi usia 30 tahun dan Cristiano Ronaldo saat ini berusia 33 tahun, maka secara garis besar saja usia mereka sudah tidak cukup untuk menghibur lagi untuk lima tahun kedepan.

Namun, taji mereka masih sangat baik untuk timnya masing-masing, misalnya saja Messi dan Ronaldo musim ini sama-sama memberikan kontribusi besar pada timnya, meski mereka kurang banyak bersaing di Liga Spanyol.

Dilansir dari Goal (17/4/2018) Jika Ronaldo panggungnya adalah Liga Champions maka Messi adalah La Liga untuk saat ini.

Soal ketajamannya? Messi saat ini top skor di La Liga sementara Cristiano Ronaldo adalah Top Skor di Liga Champions. Namun untuk melihat ruang geraknya anda pasti akan tercengang melihat statistik berikut ini:


Ada perbedaan peran memang bagi keduanya ketika usia mereka sudah menginjak kepala tiga, jika Messi lebih bermain ke belakang dan menjadi kreator serangan juga, dia pastinya akan lebih rajin bergerak dari tengah kedepan.

Namun, bagi Cristiano Ronaldo dia menjadi sosok pemain yang menunggu di depan gawang, pasalnya dia mengubah mindset soal pemain yang rajin membuka ruang bagi rekan-rekannya menjadi sosok pemain yang bertugas sebagai target man.

Jadi, sangat wajar andai saat ini Cristiano Ronaldo terlihat lebih jarang banyak bergerak (pemalas) karena perubahan perannya itu.


SUMBER

Sunday, April 15, 2018

6 Fakta Menyentuh Mohamed Salah yang Jarang Diketahui, Tanah Suci Umat Muslim jadi Nama Anaknya

"Mo Sa-la-la-la-lah, Mo Sa-la-la-la-lah, if he's good enough for you, he's good enough for me, if he scores another few, then I'll be Muslim too,"
Demikianlah Liverpudlian, atau fans Liverpool, menyanyi, ketika Mohamed Salah, pemain jagoan mereka, mencetak gol.
Artinya kira-kira : Mo Salah, Mo Salah, bila dia cukup bagus bagimu, maka dia cukup bagus pula untukku, bila dia mencetak gol lagi, maka aku akan menjadi muslim pula.
Mohamed Salah (orang Inggris kerap menyingkat nama Mohamed menjadi Mo) memang menjadi pemain fenomenal di Liga Inggris musim ini.
Dia berpeluang besar menjadi pemain terbaik Liga Inggris musim ini.
Torehannya sungguh mengesankan.
Satu gol terbaru yang ia cetak ke gawang Bournemouth, Sabtu (14/4/2018) malam, membuat dia mencetak 40 gol di semua kompetisi untuk Liverpool.
Angka yang hanya bisa disamapi oleh legenda Liverpool, Ian Rush dan Roger Hunt.
Nah, banyak berita soal Salah, dan ada beberapa hal soal sisi luar lapangan, yang tak diketahui publik.
Termasuk soal kehidupannya sebagai seorang muslim taat.
Berikut 5 fakta unik soal Mo Salah, dikutip dari Sportskeeda :
1. Milik Semua Orang
Banyak pesepakbola dunia membuat pernikahan mereka seperti selebritis ; serba rahasia dan tertutup.
Lionel Messi misalnya.
Pernikahannya supermewah, tapi dia hanya mengundang orang-orang tertentu.
Yang keterlaluan, beberapa kerabat dekat mengeluh, karena tak diundangnya!
Tapi Mohamed Salah Ghali, nama lengkapnya, sungguh berbeda dan unik.
Untuk menunjukkan dia milik bangsa Mesir, da membuka lebar-lebar pintu pesta pernikahannya.
Semua orang di kampungnya, bisa masuk dan makan di sana.
Mereka yang datang pun beragam, mulai rakyat jelata, sampai penyanyi terkenal di Mesir!
Salah menikahi pujaan hatinya, Magi, pada 2013.
2. Makka
Salah dan Makka
Sudah jadi rahasia umum, Mohamed Salah adalah seorang muslim taat.
Cintanya kepada religi, kadang diekspresikan dengan bersujud setelah mencetak gol.
Nah, satu bentuk cinta lainnya kepada Islam, agama yang dia peluk, adalah pilihan nama pada anaknya.
Anaknya bernama Makka, atau Mekkah, tanah suci bagi umat Islam di Arab Saudi.
3. Kontroversi
Kontroversi di Swiss
Tak cukup mudah menjadi seorang muslim di Eropa.
Mo Salah pernah dihujani kritik oleh warga Mesir, setelah dia diundang jadi bintang tamu sebuah acara televisi di Swiss.
Saat itu Salah masih bermain di Liga Swiss, bersama FC Basel.
Salah menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Liga Swiss.
Di acara itu, dia mendapat kecupan dari presenter wanita cantik.
Dia pun dihujani kritik di Mesir, menganggap bahwa hal itu tak pantas dilakukan seorang muslim.
Salah pun mengeluh : "Mereka lupa penghargaan yang saya terima, dan malah fokus ke momen ciuman,"
"Di Swiss, semua orang menghormatiku, sementara di kampung halaman, aku malah dicerca," ujar Salah.
Menurut Salah, dia hanya menghormati budaya bangsa lain, di mana dia akan dianggap tidak sopan bila tiba-tiba menolak untuk dikecup oleh si presenter.
4. Tentara
Mo Salah (kanan) dalam seragam militer
Tahukah anda, Salah pernah nyaris jadi tentara di Mesir.
Mesir adalah negara yang menerapkan wajib militer.
Semua orang harus bertugas jadi tentara, kecuali beberapa profesi yang menjadikan lolos dari program wamil ini.
Termasuk pesepakbola.
Nah, saat didatangkan Chelsea dari FC Basel, status Salah tak jelas.
Ujung-ujungnya, dia tak masuk dalam daftar warga negara yang bebas wamil.
Pejabat asosiasi sepakbola Mesir, Ahmed Hassan, kemudian membantu situasi Salah, dan memasukkan nama Salah sebagai pesepakbola yang bekerja di Inggris.
Salah pun terbebas dari tugas wamil.
5. Super Cepat
Mohamed Salah dikenal sebagai pemain yang sangat cepat.
Pemain Real Madrid, Raphael Varane tak malu mengakuinya.
Ia pernah bertugas menjaga Salah saat Madrid bersua AS Roma.
Dia kerap kewalahan mengimbangi lari Salah.
Padaal, Varane dikenal sebagai pemain tercepat di Madrid, mengalahkan Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo!
6. Menangis Meski Menang
Dikutip dari situs resmi AS Roma, Mohamed Salah sejatinya mengawali karir sebagai bek sayap.
Dia memulai karir sebagai pesepakbola muda di klub El Mokawloon.
Da kerap memohon ke pelatih, agar diberi kesempatan bermain sebagai penyerang, bukannya bek sayap.
Pernah, timnya menang 4-0 dan Salah ikut bermain.
Bukannya merayakan, dia malah menangis.
Dia sedih, karena tak ikut mencetak gol.
BACA SUMBER

Tuesday, February 27, 2018

Sibuk Naturalisasi Pemain Asing, 3 Pemain Muda Indonesia Ini Malah Bisa Bela Negara Lain

Saat ini isu naturalisasi kembali menghangat di sepakbola nasional. Mulai dari nama Marko Simic yang baru cemerlang di turnamen pra musim digadang-gadang untuk kembali dinaturalisasi. Mirisnya sibuk untuk naturalisasi pemain asing, Indonesia bisa saja kehilangan 3 pemain berbakatnya yang kini tengah merintis karier di luar negeri. Siapa saja mereka, berikut ulasannya:
Khuwailid Mustafa Ibrahim
Pemain asli Indonesia ini kini tengah merintas karier bersama klub di Liga Qatar. Mustafa Ibrahim yang berposisi sebagai bek merupakan jebolan dari salah satu akademi ternama di Qatar, Aspire Academy. Akademi yang juga jadi kawah candradimuka untuk pemain Indonesia yang akhirnya membela Timnas Qatar, Andri Syahputra.


indosport.com
Meski begitu beberapa tahun lalu seperti dikutip dari indosport.com (27/02/18) Mustafa Ibrahim masih ingin dan siap untuk membela Timnas Indonesia jika dibutuhkan.
"Saya bersedia jika kelak dipanggil Timnas Indonesia. Tapi saya juga tidak keberatan jika Timnas Qatar memanggil saya," kata Mustafa Ibrahim pada 2016 lalu. Sekedar informasi, Mustafa jadi salah satu pemain yang masuk Timnas Qatar untuk perhelatan Piala Dunia 2022.
Richie Risnal
Pemain cilik berdarah Bandung, Jawa Barat ini merupakan salah satu pemain berbakat Indonesia yang kini berkarier di Belanda. Bahkan salah satu legenda Timnas Belanda, Edgar Davids pernah melontarkan pujian untuk skill dari Richie ini.
Richie sendiri seperti dikutip dari indosport.com (27/02/18) sempat tergabung di akademi Victoria O, salah satu tim lokal di Belanda. Saat ini Richie tergabung di Bussume Football Club (BFC). Richie yang berposisi sebagai gelandang serang ini beberapa kali menunjukkan skillnya untuk mencetak gol dengan cara yang ciamik.
Abdurrahman Iwan
Terakhir ada nama Abdurrahman Iwan, pemain cilik yang kini bermain di Qatar ini ialah pemain asli Indonesia yang harus mendapat perhatian lebih jika tak ingin pindah kewarganegaraan. Dikutip dari detik.com (27/02/18) Abdurrahman selama bermain di Qatar telah tercatat mampu mencetak 42 gol di Liga Qatar U-9.
Selain itu Abdurrahman Iwan sempat membawa akademi Aspire Academy untuk menjadi juara di turnamen Qatar Generation 2006. Hebatnya pada laga final saat itu, Iwan mencetak satu gol dan satu assist saat klubnya mengalahkan klub Prancis, FC Metz.


sumber

Lionel Messi Mengaku Hanya Sekali Meminta Jersey Pemain Lawan, Inilah Orangnya!


Dok.merdeka.com/sepakbola/federasi-argentina-minta-messi-kurangi-menit-bermain-di-barca
Siapa yang tak mengenal sosok pesepakbola bernama Lionel Messi, pemain dengan segudang prestasi dan skill olahbola diatas rata-rata orang pada umumnya, meskipun posturnya tak cukup ideal bagi seorang pesepakbola namun Messi sukses membungkam dunia lewat rekor-rekornya yang sulit terkejar, mengawali karir di akademi yang terkenal sering melahirkan talenta top dunia, la masia, Messi tumbuh dan berkembang di Barcelona ia bahkan menjadi top scorer sepanjang masa Blaugrana dengan catatan 537 golnya sejauh ini dikutip dari Transfermarkt.com (27/02/2018).


Bagi Messi diminta untuk bertukar Jersey adalah hal yang normal dan sering ia jumpai, sejumlah pemain lawan berlomba-lomba untuk bisa bertukar dengan maestro sepakbola ini namun dalam sebuah wawancara oleh media spanyol, Invictos pria bertinggi 170 cm ini mengaku sepanjang karirnya ia pernah sekali meminta jersey pemain lawan "Sepertinya saya hanya pernah satu kali meminta tukar jersey dengan pemain lain. Saya meminta jersey milik Zinedine Zidane,"melansir dari halaman ftb90.id (27/02/2018).

Rasanya masuk akal memang jika pemain sekaliber Messi meminta jersey Zizou, mengingat kemampuan serta prsetasi legenda Real Madrid ini hampir setara dengan Messi.

Yang Gemilang Yang Lebih Memilih Pulang, David De Gea



bolalob.com 23/02/18
Penampilan penjaga gawang asal Spanyol yang membela Manchester United sangat gemilang. Saat laga melawan Sevilla di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, De Gea tampil sebagai penyelamat.

Seperti dilansir republika.co.id 22/02/18, De Gea menyelamatkan gawang MU dari kebobolan berkali-kali. Ia, misalnya menyelamatkan gawangnya dari sundulan jarak dekat Muriel setelah sebelumnya menepis tendangan Steven N’Zonzi.

Kegemilangan De Gea di skuad asuhan Jose Mourinho itu tetap tidak menepis isu bakal hengkangnya sang kipper dari Old Trafold. Sebaliknya, hal itu justeru semakin memperkuat keinginan tim yang hendak memboyongnya.

Seperti diketahui bahwa klub papan atas Spanyol, Real Madrid, sudah lama menginginkan jasa De Gea. Bahkan pada tahun 2015, hampir saja De Gea pindah ke Los Blancos sebelum Iker Casillas pindah ke FC Porto.



republika.co.id 22/02/18
Sekarang jendela transfer musim dingin Januari 2018 memang telah ditutup. Namun, diperkirakan pada transfer musim panas yang akan datang, peluang De Gea untuk pulang kampung ke Madrid sangat besar. The Red Devils agaknya sulit untuk menahannya di Old Traffold, meski memasang banderol mahal.

Salah seorang legenda MU sendiri, Paul Scholes, yang kini lebih banyak sebagai komentator sepak bola berpendapat bahwa jika De Gea menginginkan kembali ke kota asalnya, maka sulit untuk ditahan oleh siapa pun. Menurut Scholes, sangat masuk akal De Gea ingin bergangung ke Madrid (goal.com 24/02/18).

Selain faktor kampung halaman yang memang dirindukan oleh Dea Gea sendiri seperti penuturannya dalam sejumlah kesempatan, tentu faktor klub Real Madrid sendiri menjadi daya tarik yang tidak dapat diabaikan.



banjarmasin.tribunnews.com 31/05/17
Madrid, meski kini berada di urutan ketiga di La Liga, tetapi klub ini adalah langganan peraih Liga Champions. Los Blancos tim yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions setelah formatnya berubah sejak tahun 1992.

Sebagai penjaga gawang yang tampil luar biasa, jelas De Gea jelas menginginkan lebih banyak gelar dan tentu saja yang bergengsi seperti Liga Champions. Dan itu ada pada klub Real Madrid yang perjalanannya di Liga Champions musim ini relatif lebih mulus dibandingkan dengan liga domestik.

Entah dengan cara apa MU menahan De Gea jika ia benar-benar memilih pulang.


sumber

Messi dan 5 Penguasa Assist La Liga Hingga Pekan 25 La Liga, Ronaldo Mana?

Masih dalam pembahasan seputar La Liga atau lebih dikenalnya Liga Spanyol. Memang La Liga takkan pernah terhentikan ceritanya, turnamen yang selalu berjalan mulus, turnamen yang menakjubkan dan mengasikkan tentu membuat kita semua tertarik untuk selalu memonitoring liga yang satu ini.



http://www.bola.com
Seperti dikutip www.foxsports.com (27/02/2018) Kali ini saya akan membahas tentang siapa saja sih yang sekarang menjadi pemain yang mempunyai catatan dengan pencetak assist terbanyak dalam Liga Spanyol ini, karena perlu diketahui pencetak assist juga sangat luar biasa bukan hanya seorang pencetak gol saja.

La Liga pekan ke 25 telah usai, semua pertandingan pertandingan menakjubkan telah terjalankan, seperti levante yang menelan kekalahan 0-2 dikandang sendiri dari Real Betis, Sevilla yang juga takluk 2-5 dari Atletico Madrid dikandang hingga berpestanya dua tim besar Madrid dan Barcelona.



http://bola.kompas.com
Seperti dilansir www.foxsports.com (27/02/2018) Dengan terlewatkannya pekan ke 25 ini banyak sekali terjadi gol gol menarik dan para pemain yang membuat umpan kreatif atas pemain yang mencetak gol itu sendiri, hingga pekan 25 ini tercatat nama pemain Barcelona Lionel Messi masih menjadi top Assist sementara dengan mengoleksi 12 assist, disusul Sisto dan Daniel Wass berikut rinciannya.



https://www.foxsports.com
Well pekan ke 26 akan segera datang kembali menarik untuk dinanti, akankah ada perubahan dari sektor top assist nantinya? Bagaimana menurut kalian?


sumber

Ternyata Ronaldo Bukan Raja Penalti, Tapi Messi Dari Bayern Munich Ini


Meski masih bisa diperdebatkan Lewy adalah No.9 terbaik di dunia saat ini, sementara Messi dan Ronaldo adalah No.10 dan No.7, Image: uefa.com

Lewandowski, 29 tahun kerap dikaitkan dengan juara bertahan Liga Champions Real Madrid, dan rumor berhembus semakin kencang manakala sang bomber mengganti agen yang memicu spekulasi kepindahannya dari Bayern Munich ke Ibukota Spanyol.

Lewy, begitu sapaan karibnya, telah mencetak 20 gol di Bundesliga sejauh musim ini, dan secara total telah menjaringkan lebih dari 100 gol sejak tiba dari rival Borussia Dortmund pada musim panas 2014, sekaligus membantu mempersembahkan tiga gelar Bundesliga.



Peran Lewy di Allianz Arena setara dengan Messi di Nou Camp, Image: Sports.najia.ng
Mantan kapten sensasional Munchen Matthaus memuji pentingnya Lewandowski di Allianz Arena, dan bahkan menyamakan striker internasional Polandia dengan peraih lima kali trofi Ballon d'Or, Leo Messi.

"Lewy membuat perbedaan, dia tak tergantikan, Robert adalah figur penting di Munich seperti Messi di Barcelona. Ketika Messi cedera, citra permainan tim Catalan benar-benar berubah. [Bedanya] Bayern tidak memiliki masalah itu."

"Lewandowski adalah pemain kunci, namun tim tersebut tidak diatur untuknya sebagaimana Real Madrid di bawah Cristiano Ronaldo atau taktik PSG di bawah Neymar. Lewandowski benar-benar pemain yang luar biasa." Ungkap Matthaus dikutip dari bundesliga.com (27/02/2018)



Matthaus menganggap peran Lewy tidak seperti Ronaldo dan Neymar, tapi lebih kepada Messi, Image: weszlo.com
Masih dari situs resmi Bundesliga, Robert Lewandowski dijuluki sebagai raja penalti dari Bayern Munich, dan bahkan memiliki tingkat konversi yang jauh berada di atas dua mega bintang dunia saat ini; Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Butuh mental, skill, intelegensi dan tanggung jawab yang besar ketika seorang pesepakbola melangkah ke depan untuk mengambil sepakan 12 pas. Tak semua pemain hebat memiliki presentase kesuksesan tinggi dalam berhadapan one on one dengan kiper lawan.

Lewy patut dianugerahi gelar sebagai penembak titik putih terjitu di dunia, ia sukses memasukkan 34 gol penalti dari 37 kesempatan, yang memberinya tingkat keberhasilan sebesar 92%. Sebagai perbandingan, Cristiano Ronaldo memiliki tingkat konversi 84 persen (97/115) dan Lionel Messi 78 persen (77/98).



Lewy mencatatkan 92 persen kesuksesan penalti, sedangkan Ronaldo 84 persen, Image:
Terlepas dari jumlah hadiah penalti yang lebih sedikit dibandingkan duo Messi-Ronlado, tapi Lewandoski memang layak berjuluk sebagai raja penalti saat ini, khususnya di Bundesliga.

Menurut rekan julukan apa yang layak disematkan kepada No.9 Munchen, Lewinaldo ataukah Lewypen?



sumber

Persija Tidak Akan Diperkuat Pemain Hebat Seharga 800 Juta Ini Saat Menjamu Tampines Rover

Sindonews.com
Persija Jakarta dijadwalkan akan menjamu Tampines Rovers dalam lanjutan Grup H Piala AFC 2018, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Dalam laga tersebut Persija tidak akan diperkuat oleh salah satu pemain hebat andalannya, Pemain tersebut dikabarkan akan absen saat Persija Jakarta menjamu Tampines Rovers.
Ya, dia adalah Novri Setyawan, pemain hebat tersebut harus absen lantaran terserang penyakit tifus dan tidak bisa dimainkan dalam laga tersebut.



Novri Setyawan merayakan gol | Tribunnews.com
"Ya, Novri dan Gunawan belum bisa diturunkan. Mereka masih sakit" ucap Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, melansir dari laman Goal.com, Selasa (27/2/2018).

Pemain yang ikut andil dalam merengkuh gelar juara Piala Presiden 2018 itu kini memiliki nilai jual sekitar € 50.000 Euro, atau setara dengan Rp 800 juta, melansir dari laman Transfermarkt.com, Selasa (27/2/2018).

Di laga perdana Piala AFC 2018 grup H, Persija harus takluk oleh Johor Darul Takzim dengan skor 3-0, dalam laga tersebut skuad Macan Kemayoran menurunkan skuad pelapisnya.


Bola.com
Kini, pasukan Macan Kemayoran akan bermain full team dengan skuad terbaiknya, termasuk akan memainkan striker ganas asal Kroasia, Marko Simic.

Meski tanpa seorang Novri Setyawan, namun posisinya masih bisa digantikan oleh beberapa pemain hebat lainnya seperti, Bambang Pamungkas, Fitra Ridwan, bahkan oleh Ramdani Lestaluhu.

Dalam laga Rabu nanti, Persija diwajibkan memenangi laga tersebut, selain akan bermain di hadapan puluhan ribu Jakmania, laga ini juga sangat berarti bagi Persija untuk lolos ke fase berikutnya.


sumber